Monday, August 8, 2016

Potensi Desa Jaddung



D
esa Jaddung memiliki banyak potensi. Potensi yang ada di Desa ini dikatakan cukup untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Jaddung. Potensi yang dapat digali di Desa ini masih perlu banyak pengembangan sehingga potensi tersebut nantinya dapat meningkatkan kesejahteraan bagi warga Desa Jaddung itu sendiri. Beberapa potensi yang dimiliki oleh Desa Jaddung yaitu antara lain potensi pertanian/perkebunan, peternakan, serta potensi budaya.

Pertanian/Perkebunan                              

          Pertanian merupakan salah satu mata pencarian yang banyak digeluti oleh masyarakat Desa Jaddung. Lahan pertanian yang meliputi lahan sawah dan ladang tersebar di seluruh wilayah di Desa Jaddung. Beberapa hasil pertanian dan perkebunan yang ada di Desa Jaddung meliputi jagung, cabe dan kacang tanah.
          Pertanian yang terdapat di Desa Jaddung menggunakan sistem tadah hujan sebagai sumber pengairannya, artinya adalah para petani hanya menanami lahan pertanian mereka pada saat musim hujan saja dengan sumber pengairan yang hanya berasal dari air hujan, sedangkan padaa musim kemarau lahan pertanian banyak yang ditanami singkong, hal tersebut dikarenakan tidak adanya sistem irigasi atau pengairan ke lahan pertanian serta tidak tersedianya air yang cukup untuk mengairi lahan pertanian. Di Desa Jaddung ini juga terdapat banyak sekali pohon kelapa dan siwalan yang juga merepakan salah satu hasil perkebunan terbanyak di Desa Jaddung ini.
      Masyarakat Desa Jaddung biasanya menjual hasil pertaniannya ke pasar dan ke pengepul yang nantinya akan dikirim keluar Desa Jaddung.seperti yang kita ketahui bahwa hasil pertanian yang dijual di pasar atau di toko yang mana tidak diolah sebelumnya memiliki harga yang rendah, hal tersebut menyebabkan pendapatan petani relatif minim. Seperti contohnya pada hasil pertanian jagung, para petani hanya menjual jagung secara utuh atau berbentuk buliran jagung yang telah dikeringkan atau beras jagung atau bhu’uk saja, sedangkan kulit jagung, rambut jagung, serta bonggol jagung dianggap tidak memiliki nilai ekonomis, padahal dalam hal ini tidak hanya buliran jagung yang dapat dimanfaatkan, namun kulit jagung, bonggol jagung, serta rambut jagung yang sering dianggap sebelah mata dapat dimanfaatkan hingga memiliki nilai ekonomis, dan dapat meningkatkan pendapatan para petani tersebut.
      Hal tersebut akan berbeda apabila para petani mengolah hasil pertanian mereka secara maksimal menjadi berbagai macam produk makanan atau kerajinan seperti yang telah dipaparkan tadi, yang nantinya akan menambah nilai ekonomis dari hasil pertanian itu sendiri dan hal tersebut akan meningkatkan pula pendapatan para petani sehingga petani dapat lebih sejahtera.












          Peternakan

            Peternakan juga  merupakan salah satu mata pencarian di Desa Jaddung, hewan ternak yang biasa ditemukan di Desa ini antara lain sapi, kambing, ayam, kelinci dan burung lovebird.
      Para peternak di Desa Jaddung biasanya menjual ternaknya secara manual di pasar-pasar tradisional namun ada juga yang mulai mengembangkan usaha ternaknya dengan mulai bekerja sama dengan pihak-pihak luar Desa Jaddung. Para peternak tersebut menganggap kotoran ternak mereka sebagai limbah, kebanyakan peternak di Desa ini membakar kotoran ternak mereka, padahal hal tersebut sangat disayangkan. Kotoran ternak dapat dijadikan sebagai pupuk organik bagi tanaman. Para peternak tersebut dapat bekerja sama dengan seluruh petani yang ada di Desa Jaddung untuk mengolah dan memanfaatkan kotoran ternak menjadi pupuk bagi tanaman di lahan pertanian sehingga petani tidak perlu lagi membeli pupuk olahan pabrik yang dijual di toko, dan hal tersebut juga menjadikan hasil panen dari tanaman yang diberikan pupuk dari kotoran hewan tersebut menjadi buah atau sayur organik atau alami dan kualitasnya lebih baik dari pada hasil pertanian yang menggunakan pupuk olahan pabrik, harga jual bagi hasil pertanian organik pun lebih mahal dari pada hasil pertanian yang menggunakan pupuk olahan pabrik.  Kemudian selain kotoran ternak tersebut dijadikan pupuk tanaman, kotoran ternak tersebut juga dapat dijadikan sebagai bio gas, yaitu gas yang berasal dari kotoran ternak. Bio gas yang dihasilkan tadi dapat dipakai sebagai tenaga listrik untuk kebutuhan Desa Jaddung itu sendiri. Dan hal-hal tersebut dapat menghemat pengeluaran masyarakat sehingga masyarakat Labang kemudian menjadi lebih sejahtera.
            *Peternakan Sapi yang ada di Desa Jaddung

            *Peternakan ayam yang ada di Desa Jaddung

No comments:

Post a Comment